Sabtu, 22 April 2017

SEBUAH CATATAN KECIL TENTANG PEPERANGAN ROHANI




Sebuah catatan kecil tentang Peperangan Rohani

Berdasarkan:
 Kesaksian pribadi, pengalaman orang-orang, Tulisan-tulisan Rm Yohanes Indrakusuma CSE,  Pengajaran Frater Konggregasi Carmelitae Sancti Eliae, Pengajaran Suster Konggregasi Putri Karmel,  http://www.medjugorje.org/overview.htm




Realitas Malaikat Jahat/Iblis dalam Hidup Manusia

Dalam  dunia ini ada dua kekuatan yang saling bermusuhan
God vs Devil
Tuhan vs Iblis
Baik vs Jahat


1 Petrus 5:8 “ Sadarlah dan berjaga-jagalah lawanmu si iblis berjalan berkeliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya


Apakah kita termasuk orang yang merasa bahwa kata-kata Petrus hanya sekedar simbolis atau perkataan sambil lalu yang tidak nyata? Atau termasuk orang yang sengaja melupakan realitas tersebut?

Banyak masyarakat dewasa ini menganggap peran iblis atau setan atau roh jahat dalam hidup mereka adalah  sesuatu hal yang diluar nalar atau sesuatu yang mengada-ada,,,Di dunia modern hal hal yang berbau supranatural menjadi sesuatu yang asing, terutama bagi masyarakat yang hidupnya didasarkan atas yang kelihatan saja dan didasarkan hanya atas apa saja yang bisa masuk rasionalitas manusia. Banyak orang yang hanya tertarik akan hal-hal yang modern serta menafikan akan keberadaan dunia supranatural yang sebenarnya sudah menjadi bagian dari hidup manusia mulai sejak terciptanya bumi dan segala isinya sampai dengan sekarang.

Kalo dipikirkan,,,
Setiap manusia diciptakan sama, tetapi kenyataannya tindakan yang dilakukan masing2 orang berbeda,,ada yang melakukan tindakan baik dan ada yang melakukan tindakan jahat ,,,ada yang bersifat baik dan ada yang bersifat jahat,,,
Memang ada kekuatan yang menggerakkan itu semua,,,,
Perbuatan baik dinspirasi oleh Tuhan, perbuatan jahat diinspirasi oleh Iblis,,sesederhana itu

Yang memprihatinkan dan menjadi perhatian adalah banyaknya perbuatan jahat  yang akhir-akhir ini terjadi: pembunuhan,pemerkosaan, bunuh diri, aborsi, free seks, korupsi, percabulan, perselingkuhan, perang yang tak kunjung henti, dll.
Mungkin ada begitu banyak orang  yang tidak mempercayai iblis, dan mengganggap sebagai sebuah mitos atau cerita non fiksi. Padahal Iblis itu sebenarnya ada dan setiap individu manusia pasti sering digoda olehnya. Hanya di sini ada yang sadar dan ada yang tidak sadar. Budaya masyarakat modern yang lebih tertarik dengan hal-hal yang rasional, menyebabkan eksistensi iblis menjadi dipertanyakan. Mereka seolah tutup mata akan realitas ini.  Justru dalam situasi yang tidak dipercayai keberadaannya, secara sembunyi-sembunyi dan tanpa publikasi iblis bekerja.

Tetapi ada juga masyarakat yang kebalikannya, bukannya tidak percaya adanya roh jahat/iblis tetapi justru melebih-lebihkan keberadaan roh jahat, seolah melihat setan/roh jahat di mana-mana. Di sini diperlukan adanya sikap seimbang dan kebijaksanaan dalam melihat realitas ini.

Orang yang beriman percaya bahwa musuh utama jiwa manusia ada tiga: yaitu dunia, daging dan iblis. Memang yang paling berbahaya sebenarnya daging/nafsu/kedagingan manusia, namun ketiganya merupakan kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Dunia dan segala gemerlapnya yang notabene dikuasai oleh iblis (Yoh 16:11 ; akan penghakiman karena penguasa dunia ini telah dihukum) dan kelemahan manusia akan kedagingannya/nafsunya  dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh iblis untuk membuat manusia jatuh.

Roh jahat atau Iblis itu adalah musuh Allah dan manusia yang berusaha sekuat tenaga untuk menjatuhkan sebanyak-banyaknya manusia. Bagaimana cara kerja iblis supaya bisa menjatuhkan manusia? Yaitu dengan membuat sebanyak-banyaknya manusia berbuat dosa, dengan mempengaruhi manusia supaya berbuat dosa,,,bagaimana caranya:  dengan bekerja melalui pikiran manusia,,,yaitu melalui  Otak manusia (Manusia itu diciptakan Tuhan terdiri dari Hati/Jiwa dan Daging. Daging di sini termasuk Otak).

Jika iblis sudah menguasai pikiran manusia, ia bisa menggiring manusia untuk berbuat sebanyak-banyaknya dosa... Kenapa iblis tidak menyerang Hati/Jiwa manusia,,,tentu saja iblis tidak bisa menyerang hati manusia karena dalam Hati manusia bertahta Allah TriTunggal MahaKudus. Iblis gemetar ketakutan bila berhadapan dengan Allah TriTunggal MahaKudus dalam Hati manusia. Di sinilah bisa dilihat kebaikan Tuhan bahwa Ia berkenan menyertai manusia dengan menciptakan manusia Hati untuk ditinggaliNya. Secara istimewa Allah menciptakan Hati manusia sebagai Kenisah/KediamanNya. Oleh sebab itu betapa Hati manusia harus dijaga supaya selalu layak ditinggaliNya. Allah lebih melihat Hati seorang manusia ketimbang melihat kepintaran/IQ nya. Semakin hati manusia dijaga, maka Allah senantiasa akan tinggal terus bersamanya, kebalikannya kalau manusia membiarkan iblis menguasai pikiran dan membuatnya banyak berbuat dosa, maka hatinya akan ditinggalkan oleh Allah TriTunggal.. Bisa dimengerti bahwa orang yang sudah jahat sekali dan tidak bisa ditobatkan adalah karena sudah dikuasai oleh iblis, ia hanya menggunakan pikirannya saja sedangkan hatinya sudah tidak ada lagi.


Di atas semuanya itu kalau diperhatikan, bisa dilihat di sekitar bahwa kebanyakan orang yang jatuh ke dalam dosa seperti tidak mempercayai Tuhan (ateis),   teroris, dan lain-lain disebabkan karena mereka terlalu mengandalkan pikiran/logika mereka, mereka menjadi sasaran empuk si jahat, karena kalau dikembalikan lagi di awal  bahwa  iblis menyerang manusia lewat pikirannya. Mereka lupa untuk menggunakan Hati mereka dalam menilai bisikan-bisikan si jahat. Banyak yang jatuh juga ke dalam dosa karena hatinya jauh dari Tuhan (imannya tidak kuat), menjalankan agamanya hanya setengah-setengah, menjalani agamanya hanya suam-suam kuku, tidak ada greget. Kesalahan terbesar mereka adalah mereka menjauh atau jauh dari Tuhan yang adalah sumber segala kekuatan.  Selain itu kebanyakan orang yang jatuh ke dalam dosa disebabkan  karena Luka Batin.  Dijumpai banyak orang yang mengalami luka batin akan jatuh ke dalam dosa contohnya: luka batin karena permasalahan dalam keluarga, perceraian, pernah dihina, diabaikan, dilecehkan, ditolak, diolok-olok dan lain-lain. Mereka  mencoba lari dari luka-luka itu dengan mencari hiburan-hiburan di luar Tuhan.  Orang yang pernah mengalami Luka Batin akan rentan terhadap serangan si jahat, sehingga pertahanannya lemah.
Contoh nyata dalam hal ini adalah banyaknya fenomena perceraian yang mengakibatkan luka-luka batin tiap-tiap anggotanya, korbannya terutama anak-anak. Sebagian besar anak dari keluarga yang bercerai akan tumbuh menjadi pribadi yang bermasalah di kemudian hari. Anak-anak mereka akan lari ke pergaulan yang salah. Ada juga beberapa orang yang terkenal galak, suka marah-marah dan sering melakukan kekerasan fisik kepada pasangannya dan anak-anaknya, setelah ditelusuri, ternyata ia mempunyai riwayat hidup yang tumbuh dengan orang tua yang juga suka memukuli dan suka memaki-maki dia. Ada juga yang terluka batinnya karena ditolak  atau dikhianati sehingga ia mencari penghiburan dengan hal-hal yang tidak sehat. Banyak yang jatuh juga ke dalam pergaulan bebas, dan  kasus homoseksualitas dikarenakan mereka mempunyai luka batin. Ada kasus juga dimana  seseorang tidak pernah akur dan selalu bertengkar dengan mamanya, setelah ditelusuri ternyata ia punya luka batin yang ia tidak sadari bahwa ia telah mengalami penolakan karena mamanya dulu waktu mengandung dia pernah berencana menggugurkan dia. Luka-luka batin ini jika tidak disembuhkan akan terus merusak jiwanya dan merusak hubungan dia dengan sesamanya.


Sedangkan orang yang bertahan dari semua kejahatan si iblis tersebut biasanya seorang yang beriman kuat, rendah hati, dan sederhana, hidup dalam keluarga yang beriman kuat, dan apabila mengalami luka batin, ia akan lari kepada Tuhan. Tentu saja mereka juga tak luput dari godaannya. Mereka tahu bagaimana menepis godaannya:


1.     Mereka berprinsip “iblis tidak untuk ditakuti tetapi dilawan dengan pertolongan kekuatan dari Tuhan Yesus”, sebab dengan kekuatan sendiri mereka sadar akan kalah menghadapi kekuatan iblis/malaikat jahat yang lebih besar.  Selalu menyerahkan dirinya kepada perlindungan Tuhan Yesus, selalu melekat pada Tuhan Yesus. Seseorang yang dengan rendah hati menaati semua ajaran agamanya.
2.    Selalu berjaga-jaga, rajin berdoa, berpuasa, menyambut Komuni, menghayati Kitab Suci
3.    Ketika godaan muncul dalam pikiran, maka mereka langsung melawan godaan itu ( kepala ular itu harus langsung dipukul supaya mati )
4.    Ketika godaan muncul dalam pikiran, tidak melakukan tawar menawar. Sebab dari dulu iblis memang sifatnya pandai berargumen/bersilat lidah. Mereka tahu akan kalah dengan argumennya (dalam pikiran) dan akhirnya malah menyerah pada godaan. (Jangan sekali –kali berargumen dengan iblis)


Sebagian besar orang yang jatuh ke dalam dosa karena mengandalkan pikirannya akan sulit untuk diobati, sedangkan orang berdosa karena luka batin dengan mudah diobati dengan menerima Sakramen Tobat dan didoakan Doa Pembebasan. Di balik  itu ada kekuatan besar yang bisa mengubah banyak sekali orang berdosa untuk bertobat yaitu dengan doa-doa, puasa, mati raga dan pengorbanan-pengorbanan (rela menderita) para Kaum Religius dan para awam yang sukarela melakukannya demi sesamanya. Para relawan yang mau menderita demi sesamanya ini tidak sendiri sebab ada kekuatan yang Maha Dahsyat yang menopang mereka. Yaitu kekuatan Allah TriTunggal MahaKudus.



Peperangan Rohani


Dalam dunia modern atau sekuler  ini iblis dan bala tentara roh jahatnya berkeliaran didunia berusaha menyesatkan sebanyak-banyaknya manusia   dengan menciptakan banyak paham/pikiran/ideologi supaya banyak manusia tersesat. Banyak sekali contohnya: Paham Karl Max, Komunisme, Ilmu Filsafat,Psikologi, Seni, New Age. Semua paham / ideologi itu dimaksudkan supaya manusia berpikir bahwa dosa itu tidak ada, dan akhirnya membuang Hukum Allah, dan menganggap Allah tidak ada. Artinya ideologi-ideologi tersebut tidak mau tunduk terhadap Hukum Allah. Sebenarnya banyak sekali contohnya: ketika belajar filsafat ada beberapa orang yang imannya tidak kuat akhirnya menganggap Tuhan itu tidak ada, sehingga ia terpengaruh dengan ajaran tersebut dan menjadi ateis, ilmu psikologi juga seakan mau meniadakan adanya dosa, dan juga dalam ilmu kesenian, di sini seorang seniman diberikan kebebasan seluas-luasnya/tidak ada batasnya dalam mengeksplorasi imajinasinya, hal ini berbahaya karena ketika  tidak ada batasan, ia bisa melakukan apa saja dan tidak menghormati Hukum Allah dalam mengeksplorasi imajinasinya, contohnya: ada seorang seniman yang nekat berbuat dosa menjijikkan demi mendapat inspirasi/ ide dari karya-karyanya, oleh sebab itu ada yang menyebutkan bahwa ilmu seni juga disebut gerbang menuju dosa. Paham new age / sinkritisme juga ditengarai adalah usaha mencampur adukkan beberapa keyakinan dengan memilih ajaran-ajaran yang enak-enak saja, sementara ajaran yang dirasa menyusahkan manusia akan dibuang.


Tidak hanya itu iblis juga berusaha menjaring sebanyak-banyaknya manusia untuk masuk kerajaannya dengan menciptakan teknologi, seperti televisi, internet, game online dan media komunikasi lainnya. Tidak bisa dipungkiri memang teknologi tersebut membantu manusia dalam banyak hal, tetapi harus hati-hati sebab  di balik itu semua dilihat dari mata rohani ada awan gelap yang makin lama makin tebal.   Tujuannya diciptakan semua teknologi itu apa ? supaya mempengaruhi manusia dan merusak manusia secara keseluruhan. Merusak moral manusia dengan pornografi. Di mana-mana pornografi sudah menyusup di mana-mana sampai ke anak kecil.  Teknologi internet  dan game juga merusak manusia badan dan pikirannya, seperti beberapa orang telah meninggal akibat memainkan game online, kemudian ada fenomena bunuh diri online,  dan fenomena yang terbaru adalah game online yang mencelakakan diri sendiri sehingga menjadi sesuatu kecanduan yang merusak moral, jiwa dan badan seseorang. Contoh lain:  banyak masyarakat yang menonton tayangan televisi yang kebanyakan menyodorkan semangat duniawi. Pelan – pelan  televisi / smartphone akan mempengaruhi jiwa manusia supaya hidup sesuai dengan semangat duniawi. Banyak acara mempertontonkan perceraian, di mana dunia mengajarkan bahwa bercerai itu baik dan tidak dilarang, ketika ada permasalahan sedikit maka perceraian adalah jalan keluar. Perceraian kebanyakan disebabkan keegoisan masing2 pasangan, mau menang sendiri, tidak mau kalah dan tidak mau menderita demi mempertahankan pernikahannya. Banyak orang yang tidak mau menderita karena pengaruh semangat duniawi yang mengajarkan prinsip serba instan / yang enak-enak saja dalam menjalani hidup, “ora gelem rekoso” istilah orang jawa bilang. Banyak yang berbuat dosa, mengabaikan ajaran2 agamanya dengan dalih demi kenyamanan hidup. Seharusnya semua orang tahu  bahwa barangsiapa tidak mau menderita berarti dia tidak mau menjadi suci. Barang siapa menolak penderitaan, dia menolak kesucian.


Gereja adalah musuh utama bagi iblis. Gereja  secara universal juga menjadi sasaran utama serangannya.  Pada akhir abad 19 Paus Leo XIII dalam sebuah penampakan diberi pernyataan oleh Tuhan, bahwa abad 20 ini berada dalam kekuasaan khusus iblis. Di Medjugorje Bunda Maria (* walau belum diakui Vatikan,  kesaksian dan mukjijat yang banyak terjadi di Medjugorje tidak bisa diabaikan) juga mengatakan kepada visioner bahwa :
“Suatu saat Setan tampil di depan Tahta Allah TriTunggalMahaKudus meminta ijin kepada Allah untuk mencobai Gereja dalam periode tertentu, Allah mengijinkan dengan memberikan waktu 100 tahun untuk mencobai Gereja. Setan telah bertanggung jawab terhadap serangkaian pembunuhan, obsesi-obsesi,  menghancurkan perkawinan-perkawinan,  dan membuat perselisihan di antara para imam

Abad itu adalah abad 20 ini. Gereja akan diuji habis-habisan dan dimurnikan. Ini bisa dilihat dari munculnya beberapa kasus dan skandal dalam gereja. Gereja juga diuji akan keimanannya, ketika iblis dengan cara lihai berusaha membisikkan pada umat Kristiani untuk meninggalkan imannya akan Yesus. Banyak contohnya : mula-mula ia membisikkan dalam pikiran orang Kristiani akan hal ini
 “ Untuk apa ke gereja ? Toh pikiran dan hatimu tidak ada di sana..”
“ Ah nggak usah ke gereja, berdoa kan bisa dimana saja, tidak harus digereja”
Iblis telah menipu banyak orang. Ia tahu kekuatan umat Kristiani adalah pada Komuni Misa Kudus dimana Tubuh Kristus dalam Hosti sungguh merupakan perlawanan terhadap serangan iblis dan bala tentara roh jahatnya. Bisa dilihat akhir-akhir ini di Eropa sedikit sekali umat yang pergi ke gereja dan meninggalkan iman sehingga banyak gereja ditutup. Di Indonesia juga banyak orang muda yang malas ke gereja. Gereja juga sampai sekarang mengalami pemurnian.  Di mana-mana gereja dipersulit, dihambat dan dianiaya. Banyak orang Kristen dibunuh karena imannya. Tetapi walaupun Allah mengijinkan semua itu terjadi, Allah adalah setia. Ia tidak akan membiarkan GerejaNya diuji malampaui kekuatannya.


Ini adalah penghiburan yang besar bagi mereka yang percaya. Allah tidak akan pernah membiarkan kejahatan-kejahatan itu. Seperti dikatakan Santo Paulus “Di mana dosa bertambah banyak, di sana kasih karunia menjadi berlimpah-limpah” (Rm 5:20). Seperti yang sudah-sudah terjadi saat ini adalah “Saat penuh Rahmat” di tengah-tengah segala bentuk kejahatan. Allah telah mengutus Bunda Maria sebagai perwakilanNya kepada dunia untuk pertobatan dunia melalui apa yang disebut Gerakan Maria juga Allah telah mengutus RohNya sendiri yaitu Roh Kudus untuk menginsafkan dunia yang dikenal dengan Gerakan Karismatik, selain itu Allah juga telah memberikan rahmatNya yang besar dengan didirikannya komunitas-komunitas religius baik yang awam maupun karismatik seperti : Komunitas Emanuel, Beatitudes, dan Chemin Neuf di Prancis,  Komunitas TriTunggal MahaKudus di Indonesia, El Shadai di Filipina, Focolarini di Italia. Di samping itu lahir pula serikat-serikat religius baru, di mana lewat serikat-serikat baru tersebut Allah mencurahkan banyak rahmat ke dalam Gereja guna pembaharuan seluruh umat.


1.    Gerakan Maria
Gerakan Maria muncul di seluruh dunia dengan gelombang pertobatan yang sangat besar dan luas, yang bersumber pada penampakan-penampakan seperti Lourdes, Fatima, Medjugorje dll. Penampakan Bunda Maria telah menimbulkan suatu gerakan yang amat luas di seluruh dunia. Lewat gerakan-gerakan itu pesan-pesan Bunda Maria tersebar ke seluruh dunia, sehingga diketahui banyak orang. Karena kontak dengan gerakan-gerakan itu, maka banyak orang bertobat dan kembali kepada Allah, dengan demikian mengalami suatu kehidupan yang baru

2.    Gerakan Karismatik dalam gereja
Allah telah mengutus RohNya sendiri yaitu Roh Kudus untuk mempertobatkan dunia. Sekarang telah terjadi kebangunan rohani di gereja-gereja seluruh dunia. Roh Kudus membuat semakin banyak orang menjadi percaya kepada Yesus, contohnya : semakin banyak dibangunnya gereja-gereja di negara China, Roh Kudus membuat semakin banyak orang bertobat dan menyesali dosa-dosanya dan berbalik lagi ke Gereja. Fenomena kebangunan rohani dalam gereja Katolik seperti ini sering disebut sebagai gerakan Karismatik yaitu dengan mengandalkan kekuatan Roh Kudus,,(sebab tanpa kekuatan Roh Kudus gereja tidak akan bisa berbuat apa-apa, kekuatan iblis hanya bisa dilawan dengan lawan yang lebih besar kekuatannya yaitu Kuasa Tuhan sendiri lewat Roh Kudus). Sekarang sudah mulai menggejala gerakan Karismatik dengan karunia-karunia Roh Kudus yang diberikan oleh Allah kepada umatNya.
Dan dengan munculnya pembaruan hidup dalam Roh (pembaruan karismatik), setan yang kelihatannya sembunyi-sembunyi, sehingga bahkan dianggap tidak ada. Tetapi sekarang oleh kuasa Roh Kudus seolah-olah dipaksa untuk muncul, untuk menyatakan dirinya, sehingga di sini ada konfrontasi dengan kuasa Roh Kudus. Roh Kudus yang dicurahkan secara istimewa pada zaman ini, seolah-olah memaksa setan untuk menunjukkan dirinya dan tampil ke depan, tidak lagi berkarya sembunyi-sembunyi, sehingga dengan demikian lebih mudah untuk diatasi oleh kuasa Roh Kudus sendiri.
Dalam pembaharuan karismatik ini, umat yang telah menerima Roh Kudus, mengalami sendiri secara nyata bahwa Yesus sungguh-sungguh hidup dan menyelamatkan. Kalau diperhatikan gerakan Karismatik yang diilhami oleh Roh Kudus kebanyakan anggota-anggotanya adalah orang-orang yang sederhana / orang -orang kecil walaupun ada juga dari kalangan terpelajar tetapi tidak sebanyak orang-orang kecil. Hal ini mengingatkan orang bahwa memang Allah lebih berkenan memberikan karunia-karunianya kepada orang kecil sederhana yang rendah hati. Masih banyak yang belum bisa menerima gerakan ini lantaran dianggap aneh. Mungkin mereka kurang percaya kepada Tuhan, atau kurang rendah hati/ gengsi karena takut dianggap menjadi orang aneh. Seharusnya orang percaya bahwa sesuatu yang berasal dari Tuhan (Roh Kudus) akan membuatnya menjadi lebih baik. [* Saya dulu termasuk di dalamnya. Saya dulu seorang Katolik KTP biasa yang pernah berdosa berat karena luka batin. Dulu saya tidak menyukai kelompok pembaharuan ini dengan alasan waktu itu memang kok aneh yaa,,,sesuatu yang tidak biasanya dibawakan di dalam kelompok Katolik pada umumnya. Tetapi Puji Tuhan, Tuhan Allah sungguh Baik, saya malah ditobatkan oleh Kuasa Roh Kudus yang tidak lain melalui gerakan karismatik yang memang mengandalkan Kuasa RohNya Allah sendiri yakni Roh Kudus. Saya sangat bersyukur bisa mengalami Kasih Yesus dalam Kuasa Roh Kudus. Rupanya Allah mempunyai sesuatu rencana untuk saya.]


Biasanya mereka yang telah mengalami pertobatan ini dipakai dan dipanggil ikut serta dalam tugas melayani Allah demi keselamatan jiwa-jiwa dengan berbagai macam cara menurut karunia yang diterima masing-masing. Mereka tidak boleh tinggal diam dan harus berjuang melawan musuh-musuh Gereja yang berusaha menimbulkan kekacauan, kerusakan dan kematian. Seolah-olah laskar neraka seluruhnya dikerahkan dengan kekuatan yang baru karena mereka tahu saatnya sudah pendek (Iblis tahu saatnya sudah dekat akan “Waktu” kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kalinya).  
Dalam perjuangan setani melawan Tuhan dan Gerejanya dan berhadapan dengan situasi ini mereka tidak ada waktu untuk istirahat dan berpangku tangan melihat musuh yang begitu giat yang merong-rong dan merusak Gereja dan menyeret begitu banyak orang ke dalam kebinasaan. Mereka harus mempunyai semangat untuk berjuang demi Tuhan, tidak harus menunggu kelak, tetapi dari sekarang melalui kurban-kurban mereka, penyangkalan diri dan semangat lain untuk itu. Mereka diberi tugas dan kewajiban yang cukup besar untuk mewartakan Tuhan.
Tetapi harus diingat bahwa mereka harus selalu waspada, karena orang –orang yang melayani Tuhan itu menjadi target serangan si iblis yang selalu ingin menggagalkan karya Allah. Karena itulah Paulus menghimbau mereka agar mengenakan seluruh persenjataan Allah (Ef 6:10). Sebab ada kemungkinan, bahwa setelah mewartakan Injil dan menjadi alat keselamatan bagi orang lain, mereka sendiri dapat terbuang (bdk. Mat 7:21-23). Tidak jarang didengar, bahwa seseorang yang mulai dengan baik, kemudian berakhir secara menyedihkan, karena selama perjalanan hidupnya, dia tidak membangun hidup pribadinya dengan baik seturut rencana dan kehendak Allah. Itulah sebabnya Santo Paulus berkata: "Aku melatih tubuhku dan menguasainya seluruhnya, supaya sesudah memberitakan Injil kepada orang lain, jangan aku sendiri ditolak." (1 Kor 9:27). Karena itu mereka  harus selalu  memperhatikan hal-hal tersebut dan sungguh-sungguh membangun hidup pribadi mereka atas dasar  yang kokoh dan kuat. Amien


Pada akhirnya nanti kemenangan dari peperangan rohani antara:
Yang Baik vs Yang Jahat,
Allah vs Iblis
akan berada di tangan Allah TriTunggal MahaKudus. Amien
Pertanyaan untuk kita:


Apakah kita berada di kubu Allah dengan menerima Saat-saat Penuh Rahmat ini untuk bertobatdan ikut berperang bersama laskar-laskar Kristus lainnya  dalam memerangi dosa?  Atau apakah mata rohani kita sudah buta sehingga kita tidak mau tahu akan situasi ini, mengulur dan menunda pertobatan mengira bahwa umur kita masih panjang, nanti saja kalau sudah tua dan ternyata kita sudah mati sebelum sempat bertobat? atau menegarkan diri tidak mau bertobat sehingga kita ada di kubu si iblis dan akan binasa bersamanya?


Atau mungkin berpikir “ Ah saya tidak terlalu memusingkan hal itu. Bagi saya saya tidak akan dikubu Allah dan juga tidak di kubu Iblis” tidak tahukah kamu ketika sekali memilih tidak bersama dengan keduanya. Maka kamu secara tidak langsung memilih kubu iblis?



Di luar Allah adalah kejahatan(iblis) semata

Minggu, 08 Mei 2016

PENTINGNYA DEVOSI KEPADA HATI KUDUS YESUS





Santa Margareta Maria Alacoque (Insan Hati Kudus Yesus)
DEVOSI KEPADA HATI KUDUS YESUS
Sumber:
Margareta Maria Alacoque lahir di Hautecor sebagai anak bungsu dari lima bersaudara dan ia merupakan anak perempuan satu-satunya. Ketika masih kecil, ayahnya meninggal dunia sehingga ibunya harus menghidupi seluruh anggota keluarga sehingga ibunya seringkali sakit.
Sejak kecil ibunya sudah menanamkan pengertian tentang kehidupan yang kekal, yaitu surga yang ia juga yakini bahwa di sanalah ayahnya juga telah berbahagia bersama Yesus, Bunda maria, para malaikat, dan semua orang kudus. Suatu ketika ibunya jatuh sakit payah sehingga tidak mampu mengurus anak-anaknya. Maka dipanggillah nenek dan adik dari ibunya untuk mengurus mereka. Namun, kedatangan mereka membuat Margareta kecil selalu sedih karena apa yang dilakukannya selalu salah di mata neneknya sehingga ia sering dimarahi. Yang paling menyedihkan hatinya adalah tatkala dia tidak boleh pergi ke Gereja untuk mengikuti Misa kudus. Neneknya menganggap bahwa ke Gereja itu tidak penting; kalau mau berdoa mengapa harus ke Gereja, di rumah juga bisa. Saat itu dia berpikir, “Kalau demikian lalu apa artinya pengurbaan Tuhan Yesus?” Apa perlunya Tuhan mengadakan perjamuan? Apa perlunya Kristus mengadakan perjamuan terakhir yang selalu dihadirkan kembali dalam Misa kudus? Ya, kecuali kalau menganggap bahwa menyambut Tubuh dan Darah Kristus tidak penting. Pasti Yesus sangat sedih melihat sikap seperti ini. Masalahnya bagi Margareta kecil adalah dia tidak dapat membantah neneknya. Oleh sebab itu Margareta kecil sering mencari-cari alasan sehingga ia bisa ke Gereja secara sembunyi-sembunyi.
Dalam doa setelah menyambut komuni, Margareta kecil sering mengatakan, “Semoga Tubuh dan Darah-Mu semakin memperkuat imanku dan memberikan ketabahan kepadaku untuk selalu setia kepada-Mu.” Namun, kepergian Margareta ke Gereja akhirnya diketahui juga oleh neneknya sehinga dia mendapat marah dari neneknya. Saat ia menginjak masa remaja, seorang tuan tanah berusaha meminangnya. Neneknya pun memaksakan untuk mau menerima pinangannya dari si tuan tanah itu, namun tanpa ada yang mengetahui ternyata Margareta telah berjanji kepada Yesus bahwa ia ingin hidup dalam kemurnian dan ingin menjadi biarawati. Akhirya Tuhan membimbingnya untuk dengan pasti menentukan sebuah pilihan, yaitu menjadi seorang biarawati. Ia tahu bahwa Tuhan yang memilihnya untuk menjadi mempelai-Nya. Suara Tuhan semakin menggema di hatinya, semakin lama semakin menggetarkan. Pikirannya seolah-olah dijernihkan oleh kekuatan Roh. Oleh sebab itu, ia mampu menentukan pilihannya dengan sangat mantap walau seluruh keluarganya berharap ia mau menerima pinangan tuan tanah tersebut.
Akhirnya pada tanggal 20 Juni 1672 dalam usianya yang ke-23, Margareta masuk biara Paray-le-monial Perancis setelah mengalami perang batin yang amat hebat. Akan tetapi, penderitaan Margareta tidak berhenti di sini. Ternyata di dalam biara pun dia masih harus mengalaminya. Beberapa tugas yang dilakukannya selalu gagal, sehingga ia merasa dirinya sama sekali tak berarti. Dalam biara sering kali ia dimarahi, kadang juga tanpa alasan yang pasti. Namun, dengan tabah dan tanpa mengeluh ia menerima semuanya itu.
Pada suatu hari, antara tahun 1673-1675 Yesus menampakkan diri kepadanya saat ia sedang berlutut di dekat tangga altar. Saat itu terlihat olehnya, Yesus tampak di hadapannya dengan pakaian yang bercahaya dadanya terbuka, hati-Nya terlihat terang dan jelas sekali. Di atas Hati Suci itu ada api yang bernyala-nyala dan di tengah-tengahnya terlihat sebuah salib indah. Di sekeliling Hati Ilahi terbentuklah mahkota duri yang panjang-panjang dan tajam. Hati Yesus yang maha suci tertembus! Luka-Nya lebar dan dalam. Darah menetes keluar dan jatuh ke atas tepi lengan baju-Nya yang bercahaya seakan-akan bertahta permata yang mulia dan sangat mahal. Dengan tangan kanan-Nya Dia menunjukkan Hati-Nya yang ajaib, sementara tangan kiri-Nya memberkati Margareta. Dari telapak tangan itu memancar ikatan cahaya.
Dalam penampakan itu, Yesus meminta untuk menganjurkan kebaktian khusus kepada Hati Kudus Yesus, sebab inilah tanda cinta kasih Tuhan kepada manusia.Tiap-tiap bulan pada hari Jumat pertama, Yesus datang menampakkan Hati Ilahi-Nya dan kadang-kadang luka-luka yang lain kelihatan pula. Tiap-tiap hari itu Yesus memperlihatkan kesedihan-Nya, karena cinta-Nya tidak diterima umat manusia!
Sekali peristiwa dalam sebuah penampakan kepada Margareta, Yesus menunjukkan dua jenis kehidupan, yaitu pertama adalah jenis kehidupan yang penuh kenikmatan, kebesaran, dan kehormatan. Sedangkan jenis kedua merupakan kehidupan yang penuh sengsara, kesedihan, dan kesusahan. Saat itu Tuhan meminta supaya Margareta memilih salah satu kehidupan tersebut. Akan tetapi, Margareta menjawab, ”Tidak akan kupilih yang mana pun. Kehendak-Mu sajalah yang akan kuturuti.” Wajah Yesus dilihatnya semakin berseri dan kemudian Dia mengatakan, ”Jika demikian, terimalah tanda kasih-Ku yang Mahabesar!” Kemudian diberikan-Nya kepada Margareta jenis kehidupan yang kedua, yakni kesengsaraan, kesedihan, dan kesusahan. Sejak saat itu amat banyaklah penderitaan yang harus dipikul oleh Margareta hingga ia mencapai kesucian hidupnya.
Tanda kasih Yesus berupa duabelas janji Hati Kudus-Nya, yaitu:
AKU akan menganugerahkan karunia yang dibutuhkan dalam suatu keadaan mendadak.
AKU akan mengaruniakan damai dalam keluarga-keluarga mereka.
AKU akan menghibur mereka dalam segala penderitaan.
AKU akan menjadi tempat berlindung bagi mereka sepanjang hidup khususnya pada saat menghadapi maut.
AKU akan mencurahkan berkat atas segala usaha mereka.
Para pendosa akan menemukan dalam hatiku sumber dan samudera belaskasihan yang tak terbatas.
Orang-orang yang dingin hati akan memperoleh karunia semangat kerajinan untuk berbuat baik.
Orang-orang yang bersemangat dan rajin akan berkembang dengan cepat menuju kesempurnaan yang tinggi.
Para imam akan memperoleh karunia-karunia, agar mereka sanggup melunakkan hati yang paling keras dalam dosa.
AKU akan memberkati rumah-rumah di mana patung atau gambar hati-Ku yang terkudus ditempatkan dan dihormati.
Nama setiap orang yang menyebarluaskan penghormatan ini akan tertulis di dalam hati-Ku dan tak akan pernah terhapus.
AKU tak akan membatalkan sedikitpun karunia-karunia bagi semua orang yang ingin memperolehnya dalam hati-Ku.

Melalui Margareta Yesus juga menyampaikan sebuah janji agung, “AKU menjanjikan bahwa cinta-Ku yang Mahakuasa akan mengaruniakan anugerah kepada kepada setiap orang yang menyambut komuni suci pada sembilan hari Jumat pertama berturut-turut. Mereka akan meninggal dengan selamat.” Itulah janji Yesus yang harus disebarluaskan.
Penampakan Yesus kepada Margareta akhirnya diketahui juga oleh para suster yang lain. Namun, mereka justru menambah penderitaan Margareta dengan segala cemoohan mereka yang menyakitkan. Akan tetapi, puji Tuhan, Dia memperoleh bantuan rohani yang sangat menolong dari seorang Pater Yesuit yang sangat berpengalaman, yaitu Pater Claud La Colombiere. Pater ini berani menentang pikiran banyak orang dan Dia percaya atas kelurusan dan kesucian Margareta. Berkat rahmat Allah dan usaha mereka berdua akhirnya banyak orang percaya pada kerahiman dan belaskasihan Allah. Banyak dari antara mereka yang berhasil ditobatkan dari dosa. Mereka yang sesat pikirannya dikembalikan pada jalan Allah. Penampakan Yesus dan anjuran Margareta sangat berpengaruh dalam kehidupan rohani serta kebiasaan umat Katolik terutama dalam penghormatan terhadap Hati Kudus Yesus dan Sakramen Mahakudus.
Akhirnya pada tanggal 17 oktober 1692 dalam usia 43 tahun Margareta diperkenankan untuk berjumpa dan bersatu dengan Allah Bapa di surga setelah 20 tahun hidup dalam biara. Perjalanan hidup Margareta memang layak untuk diteladani, terutama kesucian hatinya dan pengurbanannya. Penyerahan diri kepada Yesus yang dilakukannya dengan sepenuh hati itulah yang membuat Yesus semakin mengasihinya.
Oleh karena kesucian hidupnya maka pada tanggal 13 Mei 1920 Margareta Maria Alacoque digelar Santa oleh Paus Benedictus XV. Pemberian gelar ini bertepatan dengan peringatan Hari Raya Kenaikan Tuhan Yesus ke surga. Dan setiap tanggal 16 Oktober Santa Margareta Maria Alacoque diperingati oleh Gereja.
PENYERAHAN PRIBADI KEPADA HATI KUDUS
Aku ……………… (nama) menyerahkan dan mempersembahkan diriku, hidup, karya, usaha, serta penderitaan dan kegembiraanku kepada hati kudus Yesus. Sejak saat ini, dengan segala kekuatanku serta bantuan-Mu, aku akan berusaha menghormati, memuji, dan mencintai hati kudus Yesus. Dengan seluruh tenagaku, aku akan berusaha menjadi milik-Nya. Aku akan menolak segala perbuatan yang tidak berkenan di hati-Nya. aku memilih hati kudus Yesus sebagai devosi utama penghormatanku, sebagai pelindung hidup dan jaminan keselamatanku, sebagai obat untuk menyembuhkan kekurangan serta kegoyahan sikapku, untuk menyilih dosa-dosa dari seluruh hidupku dan untuk memperoleh bantuan di saat ajalku.
Hati Yesus yang penuh kebajikan, jadilah penyilih dosa-dosaku serta perisai terhadap murka Allah atas diriku. Hati Yesus yang penuh cinta, seluruh harapanku kupasrahkan pada-Mu.
Lindungilah aku terhadap si jahat, kuatkanlah kehendakku. Hancurkanlah segala sesuatu di dalam hatiku yang tidak berkenan di hati-Mu dan apa saja yang melawan Dikau.
Semoga Cinta Ilahi-Mu meresap sedalam-dalamnya dalam hati sanubariku agar aku tak pernah meninggalkan Dikau dan berpisah dari pada-Mu.
Karena cinta-Mu yang tak terbatas, aku mohon dengan sangat, goreskan namaku di dalam hati-Mu sebab Engkaulah satu-satunya kerinduan, kebahagiaan, serta kebanggaanku. Aku mau hidup dan mati sebagai anak-Mu. Amin.
(SANTA MARGARETA MARIA ALACOQUE)

Senin, 10 November 2014

TOUCHED BY JESUS IN RETREAT TUMPANG NGADIRESO MALANG INDONESIA 26-29 SEPT 2013


Hopefully, this
experience is useful for others...this experience is based on my own experience.
I came to the inner wound healing retreat on 26-29 September 2013 ago.
 I  Let you know     that I actually really really really
wanted to follow the retreat or recollection. I have planned  to go to recollection  about 2010 ago. There is a willing so deeply to participate in events    spirituality .
Felt I was too tired to wade through life , so deep down , and wants to be  refreshed  physically and especially spiritually .The last time  I followed retreat was in my    
Junior High School when I was in third
yearr class or if I'm not mistaken maybe early high    school class in 1998 , a very long time ago. 
Actually when I was little I was a child who likes to go
to retreat and because it was a must for student
to follow the retreat held by the  school , and because
especially my school is Catholic school in Malang SDK Sang Timur.  
  I feel happy and       peaceful once following the retreat.
What makes me really intend to join this retreat is because I have experienced
a bad thing    which beat my heart mind.
A very uncomfortable, a very bad
things happened to me. Maybe this is warn from the Lord
that my perception of something is wrong , and is a
great  sin , and I realized after the fact that what I had done wrong . I am a sinner . During college away from parents , my heart is wavering , I 've also , but this may be a trial, I prefer to        convert and
to turn away from Jesusjust because of the pursuit
of happiness with the person I love the man who have   
  the same faith in Jesus who will marry me.
Because oftenly I could not find the right
one.     
 I felt desparated and gived up that way   as they often
do not get along and not paired, so this makes me seriously hurt, angry or disappointed to the Lord Jesus , because I felt it was well intentioned, wants to be faithful to Jesus by seeking couples life partner who
have christanity faith, why I even have not found the way , it makes me easily tossed around ,     wanted to convert just to get married to the people I love . I also because  of that  very rarely go to church, rarely receive communion , even go to church but my mind is not focused on Jesus . And the worst I 've ever read the novel
The Da Vinci Code at the time I was in college it was famous.
I was offered to read the book by my friend in college who comes from other faiths.      
And I frankly started to falter my faith about Jesus.
Was my fault when my faith wasnt strong  
 I just read the readings prone which is not supportive of
faith in Jesus . I started to not  believe in Jesus .
It is indeed a great sin . I just realized that the book is an attempt of devil   to make the people of God
  away from true salvation .
The book is the Antichrist . Because   weak faith , I am easily tempted by worldly concerns . The point I fell
in the mud of sin. I just realized that I have deviated from the path of God when there is a bad event happened to me.
And I deeply regret sincerely that I was wrong all along.
I was wrong just to get my love would do anything.
When they wanted to follow the actual retreat was almost cured my heart with much prayer and confession already.
But there is a great encouragement that I should join the retreat .
There are always voices that say why joined the show
as it is, may  not be a lot of benefits .
And also the sound "Thats not big problem , so
why join the retreat?"
 But the grateful voice of the Holy Spirit still win against myself.
I finally fixed set although there is also a prevalence of 2 days before the day of the sudden my blood pressure low,   my body limp, head  circles, each rise as would fall .
Had also thought if this continue I may not be participating retreat .
When I reached the hermitage Ngadireso Carmelite Nuns Tumpang Malang , I am still puzzled by the circumstances and  busy
looking for a room . Fortunately I soon found
my       room -mates , and with her, I almost followed all the events together . When the briefing      session, I was very touched to see the slides were played by nuns , that in fact God
the      Father loves us .
Even before we were formed to a seed in the womb we are concerned by the Lord , even how many hairs we  have God already know.
How very precious we are to God the Father.
God the Father is very affectionate with us.
Also there is a slide that           
illustrates that there is someone who is too busy how to get to the heart of women he loves,
whining to the Lord Jesus for
help in order to get to the heart of women he wants.             
Meanwhile, the Lord Jesus himself had prepared a lot of gifts for the person when the          person
is turned hearts to Him.
Simply Jesus already provides abundant blessings is so easy to be forgotten .
 We are more than happy to hang out with joy to be closer to us than Jesus .
Yet in Jesus we will never be a shortage.
After briefing was completed, the event continued with Taize Adoration .
 I 've never followed the adoration before,  even though I once entered the room adoration but  I 've never followed the adoration procession. What I know and feel when in the space
of   Adoration is a sense of peace,  such as forgetting the problems that are being hit,
 which is felt when it is quiet and peaceful it alone.
Finally, when the adoration begins nuns began to lead the adoration with songsof praise. Adoration itself a tangible homage to Jesus Host    placed in the monstrance.
 The monstrance by the nuns placed in the center
of the altartable so every body could see.
 I also chose to sit on the wing altar right and slightly behind  but 
still can see the shape monstrance itself . In my
heart I want to see the embodiment
of         Jesus in the monstrance shape because
 I want to focus adoration by looking inwardly        
monstrance and said that Jesus was in a monstrance.
One of nuns before sang praises saying  
" If anyone feels vibrate do not be
afraid it's a sign we 're focusing " that's all,       
  I just  heard   that way  just because
I do not get stripped that I
got that far .
Hymns were  sung .   The song is very mellow and very touching hearts . I tried to surrender myself
and  tried to focus
to follow the praise while singing nuns .
 I closed my eyes for a moment , and a few seconds   
  later when my eyes closed seems a lot of
light or a beam of light fibers greenish- blue
color  that form a circle on my closed eyelids ,,
and instantly I was crying   uncontrollably
without     any cause , and all of a sudden my body was cold and shivering .  
I still cried a lot, for some     reason all of a sudden     I could feel the presence of Jesus himself, because when I cried     I  could only say the words " Jesus , forgive me , forgive me Jesus ,,
so continued as I  continued to cry .
 Immediately I realized that I had been called by Jesus who is present
at    the time. My body was shaking, my heart pounding all.
And at that moment I felt sorry for my sins.
In my heart I was also afraid of why this is the case,
because my body was shaking and stiff
and unusually cold . I have never experienced anything
like that in my entirelife .
I'm afraidremarkable because during the song of praise was sung ,   my body
kept shaking , and when I 've felt
no longer hold back pain because my body kept shaking,
hymns and even thengradually completed.
My body was trembling already startedto disappear,
but all that remains is the cold, sweating and weakness in my
body . After that the nurse said " Thank toJesus , thank to Jesus,,, for today many people   have been called by the Holy Spirit ,, not everyone can accept the gift , only with humility"    then the nuns allow anyone to say anything
to him ,, i soon realized that I should
thank        Jesus ,, finally I also say "thank you Jesus you love me " . We all kissed the floor to worship Jesus .
  After that night I could not sleep at all , because it is still shocked at the same time was pleased with the events that I experienced . Frankly spiritually , this is the first time I experienced a spiritual event that I can physically feel . At that time I was totally helpless by the mighty  power of the Holy Spirit , the Supreme Court, just looks like that I was going to die.

I remembered very clear what happened that night,
I could feel Jesus very very gentleee,,,He is very gentlee againts mee ,,
He shows me that He really really really
Love me and His heart was so hurt 
because of my sins, thats why I cried a lot,,, alot..a lot very sorry
and regreatful because I've been hurting His heart for very deeply soo long.
I was feeling just  so the next morning when the prayerof Jesus , I feel sleepy.
Another amazing experience
was when attended "Jesus Prayer"  in the morning,
after that night , it still feels effect the next day .
When I set the adoration chapel at night , I feel that there is
a       force whether it  be from the altar or from elsewhere
in the chapel that there was a force     where my legs was not strong enough and shaken / trembling to stand up.
I just wanted to   fall headfirst on thechapel.
As if there were told that I was inappropriate and too
small to be in the chapel.
Until I think of the heart " Oh my God if I do not
deserve to be in this chapel I want to go outside the chapel " . I stillfeel scared , shaking and trembling as well as there
are seven words of Jesusworship , I sat with my friend sitting in the second row from the front closeto the altar . While a few moments to sit cross-legged , I feel that my head so heavy , my neck stiff , bent all the way down , not daring to look at the altar at all, and the trepidation that is not usual. Whether it's what I feel might be a figure or angels around the altar . I can only guess at heart. Turns out it was a figure of Jesus himself who is present at the altar . I can not see it, but it turns out I could feel it . And I believe when it was new a few days ago        I accidentally heard testimony about the same thing, there is a mother who came to the church in Malang Ijen with her friend on one occasion .
 And the mother was feeling stiff neck and head heavy once ,
the same way I felt , and her friend could see that Jesus was near them, saidfriend 's mother, the mother should realized and should be aware of all her sins.
After passing through several sessions , there are times I can share with other participants . 
When I told what happened to me  to one of the participants
of the retreat , my friend immediately said "Oh  that    
the Holy Spirit , beside the gift of tongues addition there is also a gift of tears and so on  of the  other gifts
of the Holy Spirit " And at the time of consultation sessions with Romo or Pastor,
Romo said that the experience of each person with God is different, It is the
Holy Spirit , when He attended, my body shaking because it clashed with the Blessed Holy Spirit ,while my body is full of sin and full of evil things.
The point I am very grateful , amazed at all the omnipotence and 
mercy of God the Father , because before I did not think that I would be touched by the               adoration of God , and during the retreat , my heart was
calm     and resigned .
 All Praises and gratitudes for     Jesus who has been pleased to greet me ,
assuring me     that He is truly presentin my life.
Although I have greatly sinned I was loved
by Jesus and  Jesus deign to touch me to repent .
I have   been warned not to sin again.
I am very           grateful that
untold could feel God's grace in my life      through His Son Jesus Christ .  
I am currently trying to become a new person because I have cleansed back in the Lord Jesus
Christ is the Helper , Savior, and I endeavor to always please Him ,
love , obey all commands.
Because I do not want to hurt the Sacred Heart of Jesus
for the second time . 

And at this moment  I feel like people who are inlove .
 I fell in love with the Lord on my own . I fell in love with Jesus.
 I promise to always be faithful and try to love Jesus with all of my heart,
my spirit , and my soul , and whatever is in me . Amen

Maria Theresia Rooserina Kusumaningdyah     
 Malang,
Indonesia 10 November 2014