Sebuah catatan kecil tentang Peperangan Rohani
Berdasarkan:
Kesaksian pribadi, pengalaman
orang-orang, Tulisan-tulisan Rm Yohanes Indrakusuma CSE, Pengajaran Frater Konggregasi Carmelitae
Sancti Eliae, Pengajaran Suster Konggregasi Putri Karmel, http://www.medjugorje.org/overview.htm
Realitas Malaikat Jahat/Iblis dalam Hidup Manusia
Dalam dunia
ini ada dua kekuatan yang saling bermusuhan
God vs Devil
Tuhan vs Iblis
Baik vs Jahat
1 Petrus 5:8 “ Sadarlah dan berjaga-jagalah lawanmu si iblis berjalan
berkeliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat
ditelannya”
Apakah
kita termasuk orang yang merasa bahwa kata-kata Petrus hanya sekedar simbolis
atau perkataan sambil lalu yang tidak nyata? Atau termasuk orang yang sengaja melupakan
realitas tersebut?
Banyak
masyarakat dewasa ini menganggap peran iblis atau setan atau roh jahat dalam
hidup mereka adalah sesuatu hal yang
diluar nalar atau sesuatu yang mengada-ada,,,Di dunia modern hal hal yang
berbau supranatural menjadi sesuatu yang asing, terutama bagi masyarakat yang
hidupnya didasarkan atas yang kelihatan saja dan didasarkan hanya atas apa saja
yang bisa masuk rasionalitas manusia. Banyak orang yang hanya tertarik akan
hal-hal yang modern serta menafikan akan keberadaan dunia supranatural yang
sebenarnya sudah menjadi bagian dari hidup manusia mulai sejak terciptanya bumi
dan segala isinya sampai dengan sekarang.
Kalo dipikirkan,,,
Setiap manusia diciptakan sama, tetapi kenyataannya
tindakan yang dilakukan masing2 orang berbeda,,ada yang melakukan tindakan baik
dan ada yang melakukan tindakan jahat ,,,ada yang bersifat baik dan ada yang
bersifat jahat,,,
Memang ada kekuatan yang menggerakkan itu semua,,,,
Perbuatan baik dinspirasi oleh Tuhan, perbuatan
jahat diinspirasi oleh Iblis,,sesederhana itu
Yang memprihatinkan dan menjadi perhatian adalah
banyaknya perbuatan jahat yang akhir-akhir
ini terjadi: pembunuhan,pemerkosaan, bunuh diri, aborsi, free seks, korupsi,
percabulan, perselingkuhan, perang yang tak kunjung henti, dll.
Mungkin ada begitu banyak orang yang tidak mempercayai iblis, dan mengganggap
sebagai sebuah mitos atau cerita non fiksi. Padahal Iblis itu sebenarnya ada
dan setiap individu manusia pasti sering digoda olehnya. Hanya di sini ada yang
sadar dan ada yang tidak sadar. Budaya masyarakat modern yang lebih tertarik
dengan hal-hal yang rasional, menyebabkan eksistensi iblis menjadi
dipertanyakan. Mereka seolah tutup mata akan realitas ini. Justru dalam situasi yang tidak dipercayai
keberadaannya, secara sembunyi-sembunyi dan tanpa publikasi iblis bekerja.
Tetapi ada juga masyarakat yang kebalikannya,
bukannya tidak percaya adanya roh jahat/iblis tetapi justru melebih-lebihkan
keberadaan roh jahat, seolah melihat setan/roh jahat di mana-mana. Di sini
diperlukan adanya sikap seimbang dan kebijaksanaan dalam melihat realitas ini.
Orang
yang beriman percaya bahwa musuh utama jiwa manusia ada tiga: yaitu dunia,
daging dan iblis. Memang yang paling berbahaya sebenarnya daging/nafsu/kedagingan
manusia, namun ketiganya merupakan kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Dunia
dan segala gemerlapnya yang notabene dikuasai oleh iblis (Yoh
16:11 ; akan penghakiman karena penguasa dunia ini telah dihukum) dan kelemahan
manusia akan kedagingannya/nafsunya
dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh iblis untuk membuat manusia jatuh.
Roh
jahat atau Iblis itu adalah musuh Allah dan manusia yang berusaha sekuat tenaga
untuk menjatuhkan sebanyak-banyaknya manusia. Bagaimana cara kerja iblis supaya
bisa menjatuhkan manusia? Yaitu dengan membuat sebanyak-banyaknya manusia
berbuat dosa, dengan mempengaruhi manusia supaya berbuat dosa,,,bagaimana
caranya: dengan bekerja melalui pikiran
manusia,,,yaitu melalui Otak manusia (Manusia
itu diciptakan Tuhan terdiri dari Hati/Jiwa dan Daging. Daging di sini termasuk
Otak).
Jika iblis sudah menguasai pikiran manusia, ia bisa
menggiring manusia untuk berbuat sebanyak-banyaknya dosa... Kenapa iblis tidak
menyerang Hati/Jiwa manusia,,,tentu saja iblis tidak bisa menyerang hati
manusia karena dalam Hati manusia bertahta Allah TriTunggal MahaKudus. Iblis
gemetar ketakutan bila berhadapan dengan Allah TriTunggal MahaKudus dalam Hati
manusia. Di sinilah bisa dilihat kebaikan Tuhan bahwa Ia berkenan menyertai
manusia dengan menciptakan manusia Hati untuk ditinggaliNya. Secara istimewa
Allah menciptakan Hati manusia sebagai Kenisah/KediamanNya. Oleh sebab itu
betapa Hati manusia harus dijaga supaya selalu layak ditinggaliNya. Allah lebih
melihat Hati seorang manusia ketimbang melihat kepintaran/IQ nya. Semakin hati manusia
dijaga, maka Allah senantiasa akan tinggal terus bersamanya, kebalikannya kalau
manusia membiarkan iblis menguasai pikiran dan membuatnya banyak berbuat dosa,
maka hatinya akan ditinggalkan oleh Allah TriTunggal.. Bisa dimengerti bahwa
orang yang sudah jahat sekali dan tidak bisa ditobatkan adalah karena sudah
dikuasai oleh iblis, ia hanya menggunakan pikirannya saja sedangkan hatinya
sudah tidak ada lagi.
Di atas
semuanya itu kalau diperhatikan, bisa dilihat di sekitar bahwa kebanyakan orang
yang jatuh ke dalam dosa seperti tidak mempercayai Tuhan (ateis), teroris, dan lain-lain disebabkan karena
mereka terlalu mengandalkan pikiran/logika mereka, mereka menjadi sasaran empuk
si jahat, karena kalau dikembalikan lagi di awal bahwa iblis menyerang manusia lewat pikirannya. Mereka
lupa untuk menggunakan Hati mereka dalam menilai bisikan-bisikan si jahat. Banyak
yang jatuh juga ke dalam dosa karena hatinya jauh dari Tuhan (imannya tidak
kuat), menjalankan agamanya hanya setengah-setengah, menjalani agamanya hanya
suam-suam kuku, tidak ada greget. Kesalahan terbesar mereka adalah mereka
menjauh atau jauh dari Tuhan yang adalah sumber segala kekuatan. Selain itu kebanyakan orang yang jatuh ke
dalam dosa disebabkan karena Luka Batin.
Dijumpai banyak orang yang mengalami
luka batin akan jatuh ke dalam dosa contohnya: luka batin karena permasalahan
dalam keluarga, perceraian, pernah dihina, diabaikan, dilecehkan, ditolak,
diolok-olok dan lain-lain. Mereka
mencoba lari dari luka-luka itu dengan mencari hiburan-hiburan di luar Tuhan. Orang yang pernah mengalami Luka Batin akan
rentan terhadap serangan si jahat, sehingga pertahanannya lemah.
Contoh nyata dalam hal ini adalah banyaknya
fenomena perceraian yang mengakibatkan luka-luka batin tiap-tiap anggotanya,
korbannya terutama anak-anak. Sebagian besar anak dari keluarga yang bercerai
akan tumbuh menjadi pribadi yang bermasalah di kemudian hari. Anak-anak mereka
akan lari ke pergaulan yang salah. Ada juga beberapa orang yang terkenal galak,
suka marah-marah dan sering melakukan kekerasan fisik kepada pasangannya dan
anak-anaknya, setelah ditelusuri, ternyata ia mempunyai riwayat hidup yang
tumbuh dengan orang tua yang juga suka memukuli dan suka memaki-maki dia. Ada
juga yang terluka batinnya karena ditolak
atau dikhianati sehingga ia mencari penghiburan dengan hal-hal yang
tidak sehat. Banyak yang jatuh juga ke dalam pergaulan bebas, dan kasus homoseksualitas dikarenakan mereka
mempunyai luka batin. Ada kasus juga dimana
seseorang tidak pernah akur dan selalu bertengkar dengan mamanya,
setelah ditelusuri ternyata ia punya luka batin yang ia tidak sadari bahwa ia
telah mengalami penolakan karena mamanya dulu waktu mengandung dia pernah
berencana menggugurkan dia. Luka-luka batin ini jika tidak disembuhkan akan terus
merusak jiwanya dan merusak hubungan dia dengan sesamanya.
Sedangkan
orang yang bertahan dari semua kejahatan si iblis tersebut biasanya seorang
yang beriman kuat, rendah hati, dan sederhana, hidup dalam keluarga yang
beriman kuat, dan apabila mengalami luka batin, ia akan lari kepada Tuhan.
Tentu saja mereka juga tak luput dari godaannya. Mereka tahu bagaimana menepis
godaannya:
1.
Mereka
berprinsip “iblis tidak untuk ditakuti tetapi dilawan dengan pertolongan
kekuatan dari Tuhan Yesus”, sebab dengan kekuatan sendiri mereka sadar akan
kalah menghadapi kekuatan iblis/malaikat jahat yang lebih besar. Selalu menyerahkan dirinya kepada perlindungan
Tuhan Yesus, selalu melekat pada Tuhan Yesus. Seseorang yang dengan rendah hati
menaati semua ajaran agamanya.
2.
Selalu berjaga-jaga, rajin berdoa, berpuasa,
menyambut Komuni, menghayati Kitab Suci
3.
Ketika godaan muncul dalam pikiran, maka mereka
langsung melawan godaan itu ( kepala ular itu harus langsung dipukul supaya
mati )
4.
Ketika godaan muncul dalam pikiran, tidak melakukan
tawar menawar. Sebab dari dulu iblis memang sifatnya pandai berargumen/bersilat
lidah. Mereka tahu akan kalah dengan argumennya (dalam pikiran) dan akhirnya
malah menyerah pada godaan. (Jangan sekali –kali berargumen dengan iblis)
Sebagian
besar orang yang jatuh ke dalam dosa karena mengandalkan pikirannya akan sulit
untuk diobati, sedangkan orang berdosa karena luka batin dengan mudah diobati
dengan menerima Sakramen Tobat dan didoakan Doa Pembebasan. Di balik itu ada kekuatan besar yang bisa mengubah
banyak sekali orang berdosa untuk bertobat yaitu dengan doa-doa, puasa, mati
raga dan pengorbanan-pengorbanan (rela menderita) para Kaum Religius dan para
awam yang sukarela melakukannya demi sesamanya. Para relawan yang mau menderita
demi sesamanya ini tidak sendiri sebab ada kekuatan yang Maha Dahsyat yang
menopang mereka. Yaitu kekuatan Allah TriTunggal MahaKudus.
Peperangan Rohani
Dalam
dunia modern atau sekuler ini iblis dan bala
tentara roh jahatnya berkeliaran didunia berusaha menyesatkan
sebanyak-banyaknya manusia dengan
menciptakan banyak paham/pikiran/ideologi supaya banyak manusia tersesat.
Banyak sekali contohnya: Paham Karl Max, Komunisme, Ilmu Filsafat,Psikologi,
Seni, New Age. Semua paham / ideologi itu dimaksudkan supaya manusia berpikir
bahwa dosa itu tidak ada, dan akhirnya membuang Hukum Allah, dan menganggap
Allah tidak ada. Artinya ideologi-ideologi tersebut tidak mau tunduk terhadap
Hukum Allah. Sebenarnya banyak sekali contohnya: ketika belajar filsafat ada
beberapa orang yang imannya tidak kuat akhirnya menganggap Tuhan itu tidak ada,
sehingga ia terpengaruh dengan ajaran tersebut dan menjadi ateis, ilmu
psikologi juga seakan mau meniadakan adanya dosa, dan juga dalam ilmu kesenian,
di sini seorang seniman diberikan kebebasan seluas-luasnya/tidak ada batasnya
dalam mengeksplorasi imajinasinya, hal ini berbahaya karena ketika tidak ada batasan, ia bisa melakukan apa saja
dan tidak menghormati Hukum Allah dalam mengeksplorasi imajinasinya, contohnya:
ada seorang seniman yang nekat berbuat dosa menjijikkan demi mendapat
inspirasi/ ide dari karya-karyanya, oleh sebab itu ada yang menyebutkan bahwa
ilmu seni juga disebut gerbang menuju
dosa. Paham new age / sinkritisme juga ditengarai adalah usaha mencampur
adukkan beberapa keyakinan dengan memilih ajaran-ajaran yang enak-enak saja,
sementara ajaran yang dirasa menyusahkan manusia akan dibuang.
Tidak
hanya itu iblis juga berusaha menjaring sebanyak-banyaknya manusia untuk masuk
kerajaannya dengan menciptakan teknologi, seperti televisi, internet, game
online dan media komunikasi lainnya. Tidak bisa dipungkiri memang teknologi
tersebut membantu manusia dalam banyak hal, tetapi harus hati-hati sebab di balik itu semua dilihat dari mata rohani
ada awan gelap yang makin lama makin tebal.
Tujuannya diciptakan semua teknologi itu apa ? supaya mempengaruhi manusia
dan merusak manusia secara keseluruhan. Merusak moral manusia dengan
pornografi. Di mana-mana pornografi sudah menyusup di mana-mana sampai ke anak
kecil. Teknologi internet dan game juga merusak manusia badan dan
pikirannya, seperti beberapa orang telah meninggal akibat memainkan game
online, kemudian ada fenomena bunuh diri online, dan fenomena yang terbaru adalah game online
yang mencelakakan diri sendiri sehingga menjadi sesuatu kecanduan yang merusak
moral, jiwa dan badan seseorang. Contoh lain:
banyak masyarakat yang menonton tayangan televisi yang kebanyakan
menyodorkan semangat duniawi. Pelan – pelan
televisi / smartphone akan mempengaruhi jiwa manusia supaya hidup sesuai
dengan semangat duniawi. Banyak acara mempertontonkan perceraian, di mana dunia
mengajarkan bahwa bercerai itu baik dan tidak dilarang, ketika ada permasalahan
sedikit maka perceraian adalah jalan keluar. Perceraian kebanyakan disebabkan
keegoisan masing2 pasangan, mau menang sendiri, tidak mau kalah dan tidak mau
menderita demi mempertahankan pernikahannya. Banyak orang yang tidak mau
menderita karena pengaruh semangat duniawi yang mengajarkan prinsip serba
instan / yang enak-enak saja dalam menjalani hidup, “ora gelem rekoso” istilah orang jawa bilang. Banyak yang berbuat
dosa, mengabaikan ajaran2 agamanya dengan dalih demi kenyamanan hidup. Seharusnya
semua orang tahu bahwa barangsiapa tidak
mau menderita berarti dia tidak mau menjadi suci. Barang siapa menolak
penderitaan, dia menolak kesucian.
Gereja
adalah musuh utama bagi iblis. Gereja
secara universal juga menjadi sasaran utama serangannya. Pada akhir abad 19 Paus Leo XIII dalam sebuah
penampakan diberi pernyataan oleh Tuhan, bahwa abad 20 ini berada dalam
kekuasaan khusus iblis. Di Medjugorje Bunda Maria (* walau belum diakui Vatikan, kesaksian dan mukjijat yang banyak terjadi di
Medjugorje tidak bisa diabaikan) juga mengatakan kepada visioner bahwa :
“Suatu saat Setan tampil di depan Tahta Allah
TriTunggalMahaKudus meminta ijin kepada Allah untuk mencobai Gereja dalam
periode tertentu, Allah mengijinkan dengan memberikan waktu 100 tahun untuk
mencobai Gereja. Setan telah bertanggung jawab terhadap serangkaian pembunuhan,
obsesi-obsesi, menghancurkan
perkawinan-perkawinan, dan membuat
perselisihan di antara para imam”
Abad
itu adalah abad 20 ini. Gereja akan diuji habis-habisan dan dimurnikan. Ini
bisa dilihat dari munculnya beberapa kasus dan skandal dalam gereja. Gereja
juga diuji akan keimanannya, ketika iblis dengan cara lihai berusaha
membisikkan pada umat Kristiani untuk meninggalkan imannya akan Yesus. Banyak
contohnya : mula-mula ia membisikkan dalam pikiran orang Kristiani akan hal ini
“ Untuk apa ke gereja ? Toh pikiran dan hatimu
tidak ada di sana..”
“ Ah
nggak usah ke gereja, berdoa kan bisa dimana saja, tidak harus digereja”
Iblis
telah menipu banyak orang. Ia tahu kekuatan umat Kristiani adalah pada Komuni
Misa Kudus dimana Tubuh Kristus dalam Hosti sungguh merupakan perlawanan
terhadap serangan iblis dan bala tentara roh jahatnya. Bisa dilihat akhir-akhir
ini di Eropa sedikit sekali umat yang pergi ke gereja dan meninggalkan iman
sehingga banyak gereja ditutup. Di Indonesia juga banyak orang muda yang malas
ke gereja. Gereja juga sampai sekarang mengalami pemurnian. Di mana-mana gereja dipersulit, dihambat dan
dianiaya. Banyak orang Kristen dibunuh karena imannya. Tetapi walaupun Allah
mengijinkan semua itu terjadi, Allah adalah setia. Ia tidak akan membiarkan
GerejaNya diuji malampaui kekuatannya.
Ini adalah penghiburan yang besar bagi mereka yang percaya. Allah tidak akan
pernah membiarkan kejahatan-kejahatan itu. Seperti dikatakan Santo Paulus “Di mana dosa
bertambah banyak, di sana kasih karunia menjadi berlimpah-limpah” (Rm 5:20). Seperti yang
sudah-sudah terjadi saat ini adalah “Saat
penuh Rahmat” di tengah-tengah segala bentuk kejahatan. Allah telah
mengutus Bunda Maria sebagai perwakilanNya kepada dunia untuk pertobatan dunia
melalui apa yang disebut Gerakan Maria juga Allah telah mengutus RohNya sendiri
yaitu Roh Kudus untuk menginsafkan dunia yang dikenal dengan Gerakan Karismatik,
selain itu Allah juga telah memberikan rahmatNya yang besar dengan didirikannya
komunitas-komunitas religius baik yang awam maupun karismatik seperti :
Komunitas Emanuel, Beatitudes, dan Chemin Neuf di Prancis, Komunitas TriTunggal MahaKudus di Indonesia, El
Shadai di Filipina, Focolarini di Italia. Di samping itu lahir pula
serikat-serikat religius baru, di mana lewat serikat-serikat baru tersebut
Allah mencurahkan banyak rahmat ke dalam Gereja guna pembaharuan seluruh umat.
1.
Gerakan Maria
Gerakan Maria muncul di
seluruh dunia dengan gelombang pertobatan yang sangat besar dan luas, yang
bersumber pada penampakan-penampakan seperti Lourdes, Fatima, Medjugorje dll.
Penampakan Bunda Maria telah menimbulkan suatu gerakan yang amat luas di
seluruh dunia. Lewat gerakan-gerakan itu pesan-pesan Bunda Maria tersebar ke
seluruh dunia, sehingga diketahui banyak orang. Karena kontak dengan
gerakan-gerakan itu, maka banyak orang bertobat dan kembali kepada Allah,
dengan demikian mengalami suatu kehidupan yang baru
2.
Gerakan Karismatik dalam gereja
Allah telah mengutus
RohNya sendiri yaitu Roh Kudus untuk mempertobatkan dunia. Sekarang telah
terjadi kebangunan rohani di gereja-gereja seluruh dunia. Roh Kudus membuat
semakin banyak orang menjadi percaya kepada Yesus, contohnya : semakin banyak
dibangunnya gereja-gereja di negara China, Roh Kudus membuat semakin banyak
orang bertobat dan menyesali dosa-dosanya dan berbalik lagi ke Gereja. Fenomena
kebangunan rohani dalam gereja Katolik seperti ini sering disebut sebagai
gerakan Karismatik yaitu dengan mengandalkan kekuatan Roh Kudus,,(sebab tanpa
kekuatan Roh Kudus gereja tidak akan bisa berbuat apa-apa, kekuatan iblis hanya
bisa dilawan dengan lawan yang lebih besar kekuatannya yaitu Kuasa Tuhan
sendiri lewat Roh Kudus). Sekarang sudah mulai menggejala gerakan Karismatik
dengan karunia-karunia Roh Kudus yang diberikan oleh Allah kepada umatNya.
Dan dengan munculnya
pembaruan hidup dalam Roh (pembaruan karismatik), setan yang kelihatannya
sembunyi-sembunyi, sehingga bahkan dianggap tidak ada. Tetapi sekarang oleh
kuasa Roh Kudus seolah-olah dipaksa untuk muncul, untuk menyatakan dirinya,
sehingga di sini ada konfrontasi dengan kuasa Roh Kudus. Roh Kudus yang
dicurahkan secara istimewa pada zaman ini, seolah-olah memaksa setan untuk
menunjukkan dirinya dan tampil ke depan, tidak lagi berkarya sembunyi-sembunyi,
sehingga dengan demikian lebih mudah untuk diatasi oleh kuasa Roh Kudus
sendiri.
Dalam pembaharuan karismatik ini, umat yang telah menerima Roh Kudus,
mengalami sendiri secara nyata bahwa Yesus sungguh-sungguh hidup dan
menyelamatkan. Kalau diperhatikan gerakan Karismatik yang diilhami oleh Roh
Kudus kebanyakan anggota-anggotanya adalah orang-orang yang sederhana / orang -orang
kecil walaupun ada juga dari kalangan terpelajar tetapi tidak sebanyak orang-orang
kecil. Hal ini mengingatkan orang bahwa memang Allah lebih berkenan memberikan
karunia-karunianya kepada orang kecil sederhana yang rendah hati. Masih banyak
yang belum bisa menerima gerakan ini lantaran dianggap aneh. Mungkin mereka
kurang percaya kepada Tuhan, atau kurang rendah hati/ gengsi karena takut
dianggap menjadi orang aneh. Seharusnya orang percaya bahwa sesuatu yang
berasal dari Tuhan (Roh Kudus) akan membuatnya menjadi lebih baik. [* Saya dulu termasuk di dalamnya. Saya dulu
seorang Katolik KTP biasa yang pernah berdosa berat karena luka batin. Dulu saya tidak menyukai
kelompok pembaharuan ini dengan alasan waktu itu memang kok aneh yaa,,,sesuatu
yang tidak biasanya dibawakan di dalam kelompok Katolik pada umumnya. Tetapi
Puji Tuhan, Tuhan Allah sungguh Baik, saya malah ditobatkan oleh Kuasa Roh
Kudus yang tidak lain melalui gerakan karismatik yang memang mengandalkan Kuasa
RohNya Allah sendiri yakni Roh Kudus. Saya sangat bersyukur bisa mengalami
Kasih Yesus dalam Kuasa Roh Kudus. Rupanya Allah mempunyai sesuatu rencana
untuk saya.]
Biasanya mereka yang telah mengalami pertobatan ini dipakai dan
dipanggil ikut serta dalam tugas melayani Allah demi keselamatan jiwa-jiwa
dengan berbagai macam cara menurut karunia yang diterima masing-masing. Mereka tidak
boleh tinggal diam dan harus berjuang melawan musuh-musuh Gereja yang berusaha
menimbulkan kekacauan, kerusakan dan kematian. Seolah-olah laskar neraka
seluruhnya dikerahkan dengan kekuatan yang baru karena mereka tahu saatnya
sudah pendek (Iblis tahu saatnya sudah dekat akan “Waktu” kedatangan Tuhan
Yesus yang kedua kalinya).
Dalam perjuangan
setani melawan Tuhan dan Gerejanya dan berhadapan dengan situasi ini mereka
tidak ada waktu untuk istirahat dan berpangku tangan melihat musuh yang begitu
giat yang merong-rong dan merusak Gereja dan menyeret begitu banyak orang ke
dalam kebinasaan. Mereka harus mempunyai semangat untuk berjuang demi Tuhan,
tidak harus menunggu kelak, tetapi dari sekarang melalui kurban-kurban mereka,
penyangkalan diri dan semangat lain untuk itu. Mereka diberi tugas dan
kewajiban yang cukup besar untuk mewartakan Tuhan.
Tetapi
harus diingat bahwa mereka harus selalu waspada, karena orang –orang yang
melayani Tuhan itu menjadi target serangan si iblis yang selalu ingin
menggagalkan karya Allah. Karena itulah Paulus menghimbau mereka agar
mengenakan seluruh persenjataan Allah (Ef 6:10). Sebab ada kemungkinan, bahwa
setelah mewartakan Injil dan menjadi alat keselamatan bagi orang lain, mereka
sendiri dapat terbuang (bdk. Mat 7:21-23). Tidak jarang didengar, bahwa
seseorang yang mulai dengan baik, kemudian berakhir secara menyedihkan, karena
selama perjalanan hidupnya, dia tidak membangun hidup pribadinya dengan baik
seturut rencana dan kehendak Allah. Itulah sebabnya Santo Paulus berkata: "Aku
melatih tubuhku dan menguasainya seluruhnya, supaya sesudah memberitakan Injil
kepada orang lain, jangan aku sendiri ditolak." (1 Kor 9:27). Karena itu mereka harus selalu memperhatikan hal-hal tersebut dan
sungguh-sungguh membangun hidup pribadi mereka atas dasar yang kokoh dan
kuat. Amien
Pada
akhirnya nanti kemenangan dari peperangan rohani antara:
Yang
Baik vs Yang Jahat,
Allah
vs Iblis
akan
berada di tangan Allah TriTunggal MahaKudus. Amien
Pertanyaan
untuk kita:
Apakah kita berada di kubu Allah dengan menerima
Saat-saat Penuh Rahmat ini untuk bertobatdan ikut berperang bersama
laskar-laskar Kristus lainnya dalam
memerangi dosa? Atau apakah mata rohani
kita sudah buta sehingga kita tidak mau tahu akan situasi ini, mengulur dan
menunda pertobatan mengira bahwa umur kita masih panjang, nanti saja kalau
sudah tua dan ternyata kita sudah mati sebelum sempat bertobat? atau menegarkan
diri tidak mau bertobat sehingga kita ada di kubu si iblis dan akan binasa
bersamanya?
Atau mungkin berpikir “ Ah saya tidak terlalu
memusingkan hal itu. Bagi saya saya tidak akan dikubu Allah dan juga tidak di
kubu Iblis” tidak tahukah kamu ketika sekali memilih tidak bersama dengan
keduanya. Maka kamu secara tidak langsung memilih kubu iblis?
Di luar
Allah adalah kejahatan(iblis) semata
